Jumat, 15 April 2011

Singgasana Cinta


By : Ustadz Ishomuddin
(Edited by : Ust Imam Choiry)

Aduuuh... ngliat judulnya azha ngebut my heart serasa dag-dig-dug der. Emang sich, kalo kita ngomongin hal yang satu ini serasa ngga’ ada habisnya. “cinta” ah... ada apa dengan cinta? Kalo kamu hubby dengerin muzik pasti kamu akan ngliat bahwa kebanyakan lagu-lagu yang diciptain bertemakan cinta. Coba simak lagu miliknya irwansyah “aku memang pecinta wanita namun kubukan buaya yang setia pada seribu gadis ku hanya mencintai dia” atau nyanyiannya ratu “lelaki buaya darat busyyet... aku tertipu lagi”. Sebenarnya apa sich makna cinta? Apakah cinta itu gejolak perasaan yang muncul apabila seseorang memiliki hubungan merasa terbakar api kerinduan dan terkenang dengan kekasihnya? Atau cinta itu perasaan sayang pada dzat pencipta cinta? Makanya baca  dan ikuti  artikel ini sampai end.... ochee...!
Di zaman sekarang cinta memang sudah menjadi kebutuhan primer, belajar tanpa cinta sang guru akan serasa hampa, hidup tanpa kasaih sayang Allah akan sunyi dan tiada berarti. Cinta adalah fitrah yang tiada pernah bisa dipisahkan dari sisi kehidupan anak adam, ia adalah anugerah mulia dari Allah Sang Pencipta segala cinta. Bahkan cinta juga menghiasi hewan dan makhluqNya yang lain untuk kelangsungan hidup mereka. Cinta merupakaan ciptaan Allah yang suci, cinta tidak boleh dikotori dengan hawa nafsu. Bahkan karena cintalah tercipta alam semesta dengan segala isinya. Waduh-waduh bahasanya kok jadi kaya’ pujangga cinta sich.
Dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits banyak lho... keterangan yang njelasin masalah unik ini, baik cinta manusia sama Allah apalagi cinta sesama makhluq. For example, surat imran ayat 14 insyaallah yang artinya “dihiasi pada manusia rasa cinta terhadap sesuatu yang diinginkan, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenagan hidup di dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik”.
Banyak orang yang salah dalam ngartiin cinta, apalagi para muda-mudi di zaman ini. Menurut mereka ngga’ dinamain cinta kalo ngga’ ngecoup dan ngedate, ngga’ disebut cinta kalo ngga’ pegang-pegangan, bukanlah cinta kalo ngga’ saling pelukan dan ciuman, bahkan yang lebih tragis lagi banyak yang menjalin percintaan yang berakhir with love on the bed alias cinta di atas kasur, na’udzbillah moga-moga kita selamat amin. Kita sadar ngga’ sich!, itu namanya cinta terlarang, tahu ngga’ sich apa cinta terlarang? Itu tuuh model-model love / cinta yang ngedapet la’nat Allah dan ngedapet cemoohan masyarakat. Emang banyak temen-temen  kita yang belajar cinta lewat TV, Internet, ataupun media-media yang lain, so jadinya jadinya cinta mereka melenceng dari norma-norma  agama, mereka banyak berqiblat pada cinta ala barat, eh.. jangan-jangan kamu juga salah dalam belajar bercinta, kalo kamu kaya’ githu cepat taubat azha couse umur kamu ngga’ semakin bertambah tapi malah berkurang.
Sayyidina Umar bin Khattab berkata “Didiklah anakmu sesuai zamannya”. Dalam pergaulan teeneger alias masa remaja saat ini emang ngga’ bisa disamain dengan remaja masa Nabi. Coba bayangin azha...! tiap hari kamu-kamu yang cewek atau cowok itu pasti ketemuan, baik itu disekolah kek, kampus kek, di bus kek, di lin kek, dijalan kek and kek-kek yang lain yang tentunya ngebuat pergaulan jadi semakin luas and bebas. Nak, semakin mudahnya kita bergaul dengan lawan jenis maka dengan mudahnya perasaan cinta akan tumbuh bagaikan bunga di musim semi. Sebagai santri+pelajar kau harus hati-hati dalam bergaul, kamu harus pinter-pinter milih dan milah temen yang pantes  toexs diajak bergaul, banyak lho gara-gara salah temenan dengan anak yang ngga’ genah anak yang pendiem jadi suka berantem, anak yang alim bisa jadi suka pacaran. Was poko’e you must becarefull...!
Eh... sebenarnya apa sich hukumnya cinta? Allah SWT ngga’ pernah ngelarang cinta kalo cinta itu sesuai dengan garis-garis yang telah IA tetapkan, kalo semua cinta itu dilarang mungkin kamu semua sekarang ngga’ baca blog ini, keberadaan kamu khan berasal dari percintaan ortu kamu, bener ngga’...?, lha terus gimana sich cinta yang diridloi pencipta cinta?. Gini lho hib.. shohib, Islam udah menggariskan the best akhlaq toxs ngejalin hubungan antara banaat  dan baniin. Remaja muslim hendaknya harus memelihara kesucian cinta agar terbebas dari virus-virus maksiat yang nyebapin murka Allah, toexs lebih afdolnya perlu di ketahui ada 3 tingkatan percintaan, perhatiin dooong...
o   Love Before Marriet
Cinta pada tahap ini banyak terjadi di usia remaja (15-22 TH), dimana cinta serasa indah cause remaja masih dalam kondisi jreng dan hormon testos-progesteren masih berlevel tinggi. Bila ngga’ hati-hati maka kamu akan mudah diperbudak cinta, “mau makan teringat padamu...mau minum teringat padamu.... terusin sendiri”. Banyak para muda yang cita-citanya bobrok karena ngejalin cinta terlarang. Setiap hari dua-duaan terus, sehari ngga’ nerima SMS azha udah ngga’ enak makan dan ngga’ nyenyak tidur. Ngga’ bertemu sehari terasa seminggu, ngga’ ketemu seminggu serasa sebulan, so belajarnya jadi sembrawut. Makan tuh cinta...!
Love before marriet biasanya tumbuh karena pergaulan sehari-hari, baik di kelas, di OSIP/OSIS, sering curhat, sering belajar bareng, de-el-el. Emang sich perasaan pemberian Allah ini sudah menjadi fitrah bagi kita-kita, tapi inga’-inga’ tuwiuwing...!!! kamu ngga’ boleh kejebak dengan nafsu-nafsu setan yang siap menancap di saat kamu bergaul. Nak..., gimana sich cara bergaul dengan di dia agar ngga’ di marahi sama Allah? Awwalan, harus ngejaga pergaulan dengan cara ngga’ saling nyentuh cause kekasih tercinta bersabda: “sesungguhnya jika kepala seseorang dari kamu ditikam jarum besi itu lebih baik baginya dari menyentuh wanita yang tidak halal baginya”, juga ngga’ usah buang waktu berjam-jam toexs calling-callingan, dan ngga; boleh nglakuin perbuatan seperti suami istri karena kamu masih ngga’ punya hak toexs ngelakuin itu semua. Tsanian, menghormati martabat dan harga diri sebagai santri +remaja muslim dengan tidak berdua-duaan dengan lawan jenis couse yang ketiga adalah setan, bila bener-bener kebelet ingin ketemu bawalah muhrim (kakak/adik/abang/abah/ummi dan /// yang lain) dengan catatan harus dengan niat yang tulus karena Allah, kayak gini juga berdasar sabda rasul yang diriwayatkan Imam Ahmad “Janganlah seorang laki-laki bertemu sendirian dengan seorang wanita yang tidak halal baginya, karena yang ketiga adalah seta, kecuali jika dengan muhrimnya”. Tsalisan, Jangan berdandan yang serba menor dan wuah....kerena sangat dikhawatiiirkan (pake’ خ ) bisa narik nafsu birahi, kalo sampe’ kebobolan gimana coba...? Bisa-bisa cita-cita hancur, nuntut jadi putus, di kucilin men-temen, wes pokoknya uwelek temenan, No sex until merriet..! Robi’an, sering-seringlah berdo’a dalam hajat cinta itu ridhoi dan jauh dari unsur haram, mohonlah pada yang maha rahman agar cinta itu dapet ngebawa kesempurnaanagana dengan berniat mendirikan rumah tangga. Bila emang ngga’ ada jodoh harus nerima ketentuan Allah, DIA berfirman “boleh jadi kamu, membenci sesuatu itu amat baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu padahal ia amat buruk bagi kamu, Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui” (Al-baqaroh 216). Cintailah sesuatu karena Allah dan bencilah sesuatu karenaNYA, dan kamu boleh mencintai segala sesuatu ingin engkau cintai tapi ingat kamu pasti dan pasti akan meninggalkannya. Bahkan baginda Nabi menegaskan bahwa siapa saja yang berhasrat pada hal dan dia tidak memenuhi keinginannya tersebut karena Allah maka pada suatu saat Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, ya Allah we do love you!
o   Love After Marriet
Allah mewajibkan cinta bersemi setelah pernikahan, emang pacaran sehabis marriet adalah pacaran yang super aman cause boleh ngelakuin apa azha, mau gandengan oke, mau ciuman mesra yo silahkan, ingin pelukan yo monggo ews de-es-be lah, tapi kalo belum ada akad yang sah no way githu lho!. Apakah pacaran sebelum nikah bisa ngejamin kemesraan pacaran setelah nikah? Jawabnya belum tentu shobat, banyak pasangan yang udah pacaran 6 tahun ternyata usia pernikahannya suman 6 bulan karena sumbu rayu udah habis ketika masa car-pacaran.
Perlu kamu perhatiin bahwa sebagian besar ulama’ banyak yang mengharamkan car-pacaran tersebut karena pada umumnya (ghalibnya) zaman sekarang pacaran sudah berada diluar batas-batas norma. Sebenarnya pengharaman pacaran bukan karena istilahnya tapi karena proses-proses yang terjadi dalam pacaran itu sendiri, jika seandainya proses pacran itu jauh dari unsur maksiat pasti mereka menghukumi lain, fahimtuum?. Sekarang tergantung diri kamu sendiri pantaslkah pacaran bagi kamu, tanyakan pada hati nurani kamu !!!. ada suatu nasehat Nabi yang perlu kamu jadiin prinsip.

“setengah dari kebagusan seseorang bila ia meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya”.
Tyuz Gimana doong caranya ngempet perasaan cinta biar ngga’ njeblos sebelum marriet? Itu sich guampang banget, fan’s el-fit’s society, Nabi tercinta bersabda “wahai kaum remaja barang siapa diantara kalian yang sudah mampu untuk menikah maka menikahlah. Bila masih belum berkemampuan berpuasalah” jelas khan...!. tapi... puasa khan berat lha terus gimana nich? Ya cobalah isi kegiatan kamu dengan hal-hal yang berguna, kalo boleh dikata “buk-mesibuklah dalam kebaikan”. Dalam suatu riwayat disebutin remaja yang ngempet mati-matian cintanya yang belum pantes bersemi karena takut pada Allah lalu dia sampe’ mati, maka matinya itu dinilai mati syahid, masyaallah... benar-benar pecinta sejati.

About Love

By the way, kamu sadar ngga’ cinta sejati itu milik siapa? Apa milik yayang kamu?. Cinta sejati adalah cinta yang buetul-buetul suci dan tulus, di dunia ini cinta sejati sangatlah langka. Kalian para baniin jangan ngaku cinta sejati kalo hanya memandang dari sisi kecantikan dan kemolekan doank, dan biasanya nich para cowox’s jatuh hati pada pandangan petama, padahal... itu ngga’ jamin man. Juga kalian para banaat jangan mudah kebujuk sama si ready killer alias lelaki buaya darat dengan  tampang-tampang keren yang suka ngobral janji-janji manis. Kalo kita mau mikir sebenarnya cinta yang paling sejati adalah milik Allah, sang Nabi yang berani berkorban untuk ummatnya, dan ortu kita yang selalu memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari sunia. Tapi, yang aneh bin ajaib kita ngga’ pernah ngertiin cinta mereka. Kita udah dikasih ni’mat yang ngga’ bisa kehitung jumlahnya oleh Allah tapi kok kita malah suka ma’siat, astagfirullah al-‘adzim.
Ngomong-ngomong masalah persahabatan, punya sahabat jelas perlu, bergaul juga kebutuhan. Tapi hati-hati memilih sahabat, pintar-pintarlah menjalin pergaulan. Jangan sampai karena teman kamu terjerumus nglakuin maksiat, apalagi kalo udah nyangkut yang namanya cinta. Selalu berdo’a kepada pencipta segala cinta emang seampuh-ampuhnya pusaka.
“Ya Allah aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai segala sesuatu yang mendekatkan aku kepada cinta-Mu. Jadikanlah cinta kepada-Mu melebihi cintaku kepada diriku, keluarga dan air sejuk. Amin”.

Bacalah dengan menyebut nama tuhanmu !
Tahu ngga’ sich kalo hidup dengan bening hati itu indah banget, gimana ngga’? dengan hati yang bening, bersih, iri, pelit sampe’ metu cambahe, dan semacamnya kita bisa menciptakan kedamaian dan kebersamaan. Wow....sedahsyatnya itukah? Emang bener banget soalnya tindak tanduk kita kan tergantung apa kata hati (inner speech). Artinya, kalo hati kita kotor, maka sikap dan tindakan yang muncul pun sangat mungkin merugikan orang lain bahkan diri kita sendiri. Sang rosul menjelaskan bahwa dalam tubuh kita ada sekerat daging, bila ia baik maka baiklah seluruh anggota tubuh dan apabila ia buruk maka buruklah seluruh angggota tubuh. Kamu tahu ngaa’ what is that? It is heart.
Nah, soal kecerdasan emosional seorang muslim sebenernya telah memiliki keteladanan yang nyata, yakni rosululloh SAW. Beliu adalah teladan terbaik yang kita yakini dan kita pratekan dalam kehidupan sehari-hari. Boleh dibilang emotional quotinal (kecerdasan emosional) bagi remaja muslim yang mencoba mengungkapkan bahwa rosululloh SAW memang merupakan solusi ter baik bagi kita. Beliu selalu berkata jujur dan lemah lembut, wajahnya yang selalu berseri membuat siapapun jatuh hati termasuk musuh sendiri, ia tidak pernah berjalan kecuali untuk kebenaran. Jadi, melaksanakan apa yang diperintahkannya. Pernah dener ngga’ lagunya snada, ini nich sebagian sya’irnya:
“ jagalah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini, bila hati kian bersih prestasi mudah di raih “ bila hati kian busuk prestasi semakin memburuk, pikiran jahat merasuk, menjadi mahluk terkutuk”
Ayo beningkan hatimu....!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar